Berkreasi dengan Polymer Clay bersama Anak

Baiklah Bunda kali ini saya coba memberi sedikit ide, bukan ide yang begitu cermelang juga sih. Hanya sekedar ingin berbagi ide, harapannya Bunda menjadi lebih kreatif dari ide yang disampaikan, dalam kata lain ini cuman pematik untuk Bunda menemukan ide-ide kreatif dalam memberi hal terbaik dalam tumbuh kembang Anak. Mungkin juga ini bisa menjadi ide dasar buat para mengampuh PAUD atau taman kanak kanak, bahkan mungkin anak sekolah dasar.

polymer clay semangka

Clay atau tanah liat sudah ribuah tahun digunakan manusia untuk membuat alat2 perlengkapan rumah tangga seperti alat2 dapur, atau bahkan untuk bahan bangunan.
Secara umum tanah liat bukan bahan baru untuk kita manusia. Tapi di sini saya akan membahas tentang polymer clay, adalah semacam tanah liat tapi dibuat dari bahan sintetis sehinga dalam bermain atau menggunakannya kita tidak kotor seperti menggunakan tanah liat sungguhan. Meski berkotor-kotor dengan tanah liat juga merupakan pengalaman belajar yang punya fungsi tersendiri, mengunakan polymer clay bisa menjadi alternatif bermain dan belajar Anak.
Polymer clay mungkin pertama diciptakan untuk bener2 meniru sifat tanah liat, setelah dibentuk menjadi model tertentu polymer clay bisa dioven sehingga menjadi keras sama seperti gerabah atau keramik. Namun memang kemudian berkembang menjadi beberapa jenis, termasuk jenis yang tidak bisa keras yang tujuannya hanya untuk mainan modeling untuk Anak. Ada pula jenis yang bisa kering hanya dengan dijemur atau diangin-anginkan. Untuk jenis yang bisa kering hanya dengan diangin-anginkan ini Bunda bisa buat sendiri dengan bahan utama tepung, ada banyak tutorial membuatnya di youtube.


Saya tidak menyarankan harus memilih jenis yang mana, tentunya akan kembali ke kebutuhanya. Kalau hanya sekedar belajar modeling dengan clay tentunya tidak harus jenis yang bisa dikeraskan dengan dioven. Karena bahan clay yang bisa dikeraskan dengan dioven harganya jauh lebih mahal.
Tapi menggunakan bahan yang bisa dikeraskan dengan dioven Bunda bisa mengajak anak-anak untuk membuat sesuatu yang benar2 bisa dimanfaatkan seperti magnet kulkas, perhiasan seperti anting, kalung, bros atau menghias jepit rambut. Mungkin juga hasil akhir bisa dikeraskan untuk membuat hasil karyanya lebih awet. Karena sebenarnya banyak orang memanfaatkan polymer clay ini sebagai bahan kerajinan terutama untuk perhiasan.

Nah terus ide saya apa? hahaha... :)
Bermain modeling dengan tanah liat atau polymer clay jelas bisa merangsang daya kreatifitas anak, terutama dalam proses tumbuh kembangnya tentu kegiatan yang merangsang otak untuk berkreasi akan membentuk Anak mempunyai daya kreatifitas lebih kemudian hari. Kedua bermain dengan clay bisa menjadi kegiatan bersama ora tua dan anak, dan berkreasi dengan clay bersama2 akan banyak memancing interaksi orang tua dan anak, Anak akan banyak mengalami proses belajar berfikir kreatif berinteraksi dengan tim. Tentunya kebersamaan dengan anak ini akan banyak manfaat yang Anda tidak sadari menjadi modal utama anak-anak dalam hidup.
Di luar semua itu ini adalah bentuk kegiatan yang menyenangkan, membahagiakan.. hehehe.. :)


mainan clay anggry bird


mainan clay emoticon


mainan clay emoticon


mainan clay ice cream


mainan clay hello kitty


mainan clay hello kitty


mainan clay mobil


mainan clay panda


Bunda bisa memulai dengan bentuk-bentuk sederhana, seperti lingkaran atau bintang yang kemudian bisa diberi mata dan bibir senyum seperti emoticon. Bunda bisa menggunakan alat cetakan kue yang biasanya sudah memiliki banyak variasi bentuk.
Mulai seperti mengolah adonan kue kering yang digiling menjadi datar pipih seperti kulit pisang molen, kemudian gunakan cetakan kue untuk mencetak bentuk2 yang diinginkan. Bentuk sederhana ini mungkin akan cocok untuk pemula atau anak-anak usia 4 atau 5 tahun. Sesuaikan ukurannya kalau seandainya nanti mau diberi magnet untuk kulkas. Magnet bisa disembunyikan dalam clay, ditempel di belakang kemudian ditumpuk lagi sama lembaran clay.

Untuk contoh bentuk2 sederhana tapi lebih kompleks bisa mencari contoh di internet, mungkin dengan keyword "easy cute polymer clay". Untuk clay yang fungsinya hanya untuk modeling, bisa menggunakan produk merek Lyra. Untuk polymer clay yang bisa keras dengan dioven Bunda bisa menggunakan merek Fimo atau Cernit